Berikut jawaban soal Olimpiade Astronomi Kabupaten/Kota tahun 2010 (soalnya silakan unduh di laman download). Saya dedikasikan khusus kepada Pak Armanto dan murid bimbingannya, semoga sukses..
No. 1 - 25:
b c c a d e d b c b
a b c c d b d d d b
a a c b c
No. 1 - 25:
b c c a d e d b c b
a b c c d b d d d b
a a c b c
2.
H = (65 km/s)/Mpc
ingat 1 Mpc (megaparsec) = 1.000.000 pc, 1 pc = 3,26 tahun cahaya (ly), 1 ly = 9,46 . 10^12 km
H = (65 km/s)/((1.000.000)(3,26)(9,46 . 10^12)km)
H = 2,11 . 10^-18 s^-1
Usia maksimal alam semesta, t = 1/H = 4,74 . 10^17 s = 15 milyar tahun
3.
tan δ = D/d, di mana δ diameter sudut, D diameter dan d jarak
untuk Bulan, D/d = (1/4)/1 = 1/4
untuk Matahari, D/d = 100/(1/400) = 1/4
Jadi diameter sudut Bulan dan Matahari nampak sama dari Bumi (terbukti dengan pengamatan kan?), jadi gambar yang cocok ialah gambar C.
4.
Reaksi fusi dalam inti Matahari melibatkan reaksi berantai, jika diringkaskan menjadi:
4 Hidrogen -> 1 Helium + neutrino + energi
5.
T1 = 5800 - 1500 = 4300 K
T2 = 5800 K
B = T4
(B2/B1) = (T2/T1)4 = (5800/4300)4 = 3,31
6.
Hanya planet inferior yang dapat mengalami perubahan fase karena posisinya bisa berada di antara Bumi dan Matahari.
8.
HA = LST - α + t
jika berada di zenit, berarti HA = 00.00 dan LST = 00.00
t = HA - LST + α
t = 00.00 - 00.00 + 14.00
t = 14.00 waktu lokal (WIB) = 15.00 WITA
10.
Sebenarnya ada dua kemungkinan yang dimaksudkan dalam soal. Jika dimaksudkan periode, maka bentuk elips memiliki periode terpanjang. Bentuk hiperbola mengakibatkan komet yang mendekat ke Matahari kemudian balik menjauh dan tidak kembali, jadi tidak bisa dikatakan periode.
11.
(K/2) + D = 20 AU
(πD/2 + D) = 20 AU
D(π/2 + 1) = 20 AU
D = 7,70 AU
L/2 = ½(¼πD²) = 23,77 AU
12.
Dari survei cacah bintang yang dilakukan pada empat daerah diperoleh jumlah bintang pd masing2 daerah adalah a,b,c,dan d. hub keempatx adlah
Dari survei cacah bintang yang dilakukan pada empat daerah diperoleh jumlah bintang pd masing2 daerah adalah a,b,c,dan d. hub keempatx adlah
ab+cd= 38
ac+bd= 34
ad+bc= 43
berapa jumlah total bintang (a+b+c+d)
ab + ac + ad + bc + bd + cd = 38 + 34 + 43
a(b + c + d) + b(c + d) + cd =115
ab + a(c + d) + b(c + d) + cd = 115
ingat ab + cd = 38
a(c + d) + b(c + d) = 77
(c + d)(a + b) = 77
77 memiliki faktor 1, 7, 11, berarti (c+d)(a+b) = 7*11 atau 11*7
jadi a + b + c + d = 7+11 = 18
mungkin ada cara lain yang lebih bagus..
13.
Perhatikan gambar:
x + 90º + 26º + x = 180º
jadi x = 32º
14.
Suatu pengolah sinyal radio teleskop mengubah sinyal masukan x menjadi keluaran f(x) menurut aturan f(x)= px+q jk keluarannya dimasukkan kembali menjadi masukan sebanyak dua kali maka keluaran terakhir menjadi f(f(f(x))) = 8x+21, dan jk p dan q bilangan real, maka p+q sama dengan....
.
f(x) = px + q
masukkan fungsi tiga kali
f(f(f(x))) .= p(p(px + q) + q) + q)
8x + 21 = p(p²x + pq + q) + q
8x + 21 = p³x + p²q + pq + q
perhatikan pada ruas kiri koefisien x pada 8x dan pada ruas kanan p³x, berarti keduanya sama
p³x = 8x; p = 2
selanjutnya
p²q + pq + q = 21
4q + 2q + q = 21
7q = 21
q = 3
jadi p + q = 2 + 3 = 5
15.
y = √3 (x - 1)
gradien, m = y/x
θ1 = arctan m1 = 60
karena BD membagi dua sudut sama besar, berarti θ2 = 30
m = tan 30 = √3 /3, jadi persamaan garisnya
y2 = (1/3)√3(x - 1), untuk x = 13 didapatkan
y = (1/3)√3(13 - 1) = 4√3
16
Panjang rusuk persegi, s = 14 cm. Asumsikan pusat lingkaran di O. Perhatikan panjang garis x dapat dicari dengan Pythagoras, yaitu:
x = √(14² + 7²) = √245
Tentulah garis OA dan OE merupakan radius lingkaran, R.
Panjang rusuk persegi, s = 14 cm. Asumsikan pusat lingkaran di O. Perhatikan panjang garis x dapat dicari dengan Pythagoras, yaitu:
x = √(14² + 7²) = √245
Tentulah garis OA dan OE merupakan radius lingkaran, R.
Sudut OEA = OAE. Dengan menggunakan cosinus, didapatkan cos(OEA) = s/x, memasukkan nilai s = 14 cm dan x = √245 cm didapatkan OEA = OAE = 26º,565
Karena AOE segitiga, maka sudut AOE = θ = 180º - 26º,565 - 26º,565 = 126º,87.
Perhatikan segitiga AOE, berlaku aturan cosinus
c² = a² + b² -2ab cos C
x² = R² + R² - 2R² cos θ
x² = 2R² - 2R² cos θ
x² = 2R² (1 - cos θ)
R = √(x²/(2*(1-cos θ)))
R = √(245/(2*(1-cos 126º,87)))
R = 8,75 cm
jawab (B)
17.
Pukul 16.00; 1 jam = 360/24 = 15°, jadi jarak zenit pada pukul 16.00 = (16.00 - 12.00)*15° = 60°
s' = s tan 60
s' = 150√3
18.
R = 1 AU = 149,6 juta km = 1,496 . 10^11 m.
T = 365,25 hari = 31 557 600 s
a = v²/R = 4π²R/T² = 0,006 m/s²
19.
Seorang astronom terbang dg mnumpang pswat lngsung dr kota A jm 10.15 n tiba d kota B jm 15.45. esoknya ia plang dr kota B jam 7.20 n tb d kota A jm 09.05 dg pswat yg sama. berapa perbedaan wktu wil antara kota A dan B?
a. 1 jam, A lebih timur daripada B
b. 1 jam, A lebih barat daripada B
c. 1 1/2 jam, A lebih timur daripada B
d. 1 1/2 jam, A lebih barat daripada B
e. 2 jam, A lebih timur dari B
Seorang astronom terbang dg mnumpang pswat lngsung dr kota A jm 10.15 n tiba d kota B jm 15.45. esoknya ia plang dr kota B jam 7.20 n tb d kota A jm 09.05 dg pswat yg sama. berapa perbedaan wktu wil antara kota A dan B?
a. 1 jam, A lebih timur daripada B
b. 1 jam, A lebih barat daripada B
c. 1 1/2 jam, A lebih timur daripada B
d. 1 1/2 jam, A lebih barat daripada B
e. 2 jam, A lebih timur dari B
Jika peritungan menurut waktu setempat:
dari A ke B = 15.45 - 10.15 = 05.30
dari B ke A = 09.50 - 7.20 = 02.30
nah, pikirkan suatu koreksi waktu, c (perbedaan zona waktu, sehingga)
a + c = 05.30 ...... (1)
a - c = 02.30 ....... (2)
persamakan (1) dan (2)
05.30 - c - c = 02.30
03.00 = 2c
c = 01.30
jadi selisih zona waktu = 1 1/2 jam
karena "waktu" A ke B lebih "lama", berarti A lebih barat (D). Ingat waktu di daerah timur lebih maju daripada sebelah baratnya.
21.
Tahun kabisat kalender Gregorian jika:
a. untuk tahun abad (habis dibagi 100) habis dibagi 400.
b. untuk tahun yang bukan tahun abad, habis dibagi 4
Jadi hanya 1600 yang memenuhi.
trima kasih banyak Pak atas posting jawabannya,ini sangat membantu sekali belajar kami yg masih awam dengan astronomi....semoga Tuhan membalaskan kebaikan untuk Bapak dan keluarganya.amin...GBU by arman std
BalasHapusterima kasih untuk doanya,
BalasHapussemoga hal yang sama berlaku pada Anda, amin..
makasih pa.....abis masih ada yg bingung ngejawab soal OSK 2010......makasih ya pak...^_^Oyach bukunya juga bagus.....
BalasHapussama-sama, senang bisa membantu..
BalasHapusMengapa pembahasan soal nomor 22 s/d no. 25 tidak ada pak. Tanggung pak, mohon dengan segala kerendahan hati ditambahkan yang 4 nomor lagi. Terima kasih.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusLapor pak.
BalasHapusbuku penuntun astronomi untuk persiapan osn astronominya tidak bisa di download.
selalu unable to connect ketika klik Unduh File Sekarang.
ada link yg lainnya tidak ?
Terima kasih atas laporannya ^^, link-nya sudah kuganti kok. (Nggak tau kenapa bisa unable to connect, ya? padahal sudah kucoba mutakhirkan..)
BalasHapusO ya mohon maaf belum bisa update pembahasan soal astronomi, soalnya nggak ada waktu, kalau ada soal yang mau ditanyakan langsung saja tanya lewat comment ya..
wew makasih pa sangat membantu sekali untuk saya
BalasHapuskoq gak ada soal olimpiade astronomi yang tingkat kabupaten di sini yach ?.....
BalasHapusaku mau donk yang tingkat kabupaten .....
tolong ya pak bisa di post kan di sini ...
untuk pesiapan
Lha, memangnya postingan ini tingkat apa?
BalasHapusKalau yang dimaksud kurang, memang data OAK saya kurang, kalau Anda punya OAK 2008 dan 2009 tolong kirimkan ke email saya, trims atas kunjungannya.
Tolong Pembahasan OSK 2011
BalasHapusPerlu Banget Nie...
Tadi ikut OSK banyak yg bingung saya...
Thx
Kok soal OSK Astronomi yang saya kirim lewat email Bapak belum juga dibahas?
BalasHapusyang osk astronomi 2011 udah adakah?
BalasHapusWah, maaf.. berhubung saya sudah tidak menjadi pengajar olimpiade astronomi lagi di sekolah jadi pembahasan soal osn-nya nggak update lagi ^^
BalasHapusTapi kalau Ariel punya soal yang ingin ditanyakan silakan saja ditanyakan di sini. Trims atas kunjungannya..
wah terimakasih bgt ya pak atas pembahasannya sangat membantu.semoga bpk semakin sukses ya.
BalasHapusOke sama-sama...
BalasHapusbagus kayaknya kalo tugas2 kuliah juga dibahas disini,
BalasHapusBagus bggttt
BalasHapusKak..mau tanya yang nomer 15 itu, kok bisa y=1/3(√3)(×-1) itu dari mana? :-)
BalasHapus