Selasa, 01 Maret 2011

Pembahasan Soal Essai OSN Astronomi 2009


  1. (DND) Koordinat Antares adalah α= 16h 29m 24,40s , δ = -26° 25′ 55.0″. Tentukanlah waktu sideris pada saat bintang Antares terbit dan terbenam di Jakarta (ϕ = -6° 10′ 28″), dan abaikan refraksi oleh atmosfer Bumi.
Penyelesaian:
α = 16h 29m 24,40s = 16h,49
δ = -26° 25′ 55.0″ = -26°,43
ϕ = -6° 10′ 28″ = -6°,17
cos h = - tanδ tanϕ = - tan(-26,43) tan(-6,17) = -(-0,4970)(-0,1081) = -0,0537
h = ± 93°,0782 = 6h,21 = 6h 12m,3
Waktu sideris saat Antares terbit:
Θ = α + h = 16h,49 – 6h,21 = 10h 17m
Waktu sideris saat Antares terbenam:
Θ = α + h = 16h,49 + 6h,21 = 22h 42m


  1. Untuk menentukan waktu menanam padi pada tahun ini, seorang petani yang berada di kota A (λ = 7h 10m 27s BT dan φ = -6° 49′) menggunakan posisi gugus bintang Pleiades (α = 3h 47m dan δ = 20° 7′) yang diamati pada jam 7 malam waktu lokal.
    Kebiasaan ini telah dilakukan oleh para petani di pulau Jawa sejak abad ke-17. Pengamatannya dilakukan dengan menggunakan selongsong bambu yang diisi penuh dengan air, dan diarahkan ke gugus bintang Pleiades di arah timur. Volume air yang tumpah akan menandai posisi Pleiades cukup tinggi untuk dimulai musim menanam padi pada tahun tersebut. Jika panjang selongsong bambu adalah 100 cm dan diameternya 10 cm, dan selongsong tersebut diisi air sampai penuh. Kemudian diarahkan ke Pleiades, dan ternyata air yang tumpah sebanyak 0,785 liter. Tentukan kapan waktu pengamatan Pleiades yang dilakukan petani tersebut?
 
Penyelesaian:

Volume awal air = π × 52 × 100 = 7854 cm3 = 7,854 liter
Vtumpah = V1
V2 = 7,854 liter – 2V1 = 7,854 – 2(0,785) = 6,284 liter
πr2l2 = 6,284 liter, dengan memsukkan nilai di dapatkan:
l2 = 6,284/(π×0,52) = 8 dm = 80 cm
Δl = ll2 = 100 – 80 = 20 cm, sehingga sudut θ:
tan θ = 10/20 = 0,5
θ = 26°,577
Dengan menggunakan segitiga bola:
cos HA = (cos(90 – h) – cos(90 – φ) cos(90 + δ))/(sin(90 – φ) sin(90 + δ))
Dengan h = 26°,577, φ = -6°49’ dan δ = 20°7’ diperoleh HA = 3h 54m, namun karena Pleiades masih di timur (belum kulminasi), maka HA = -3h 54m.
Mengingat definisi HA = HA00 + t, atau LST = α + HA t, dengan memasukkan t = 19h (pukul 7 malam) didapatkan LST = -19h 7m atau 4h 53m (ingat periodik a = 24+a). Jika kita hitung, maka harinya ialah:
Tanggal = ((4h 53m)/(24h)) (365 hari) = 74 hari dihitung dari 23 September, atau sekitar tanggal 5 Desember.

  1. Angin matahari yang isotropik (sama ke segala arah) menyebabkan laju kehilangan massa matahari 3×10-14 MMatahari setiap tahunnya.
    1. Berapa massa yang di’tangkap’ setiap hari oleh Bumi ketika mengelilingi matahari?
    2. Berapa persen pertambahan berat badan kita setiap hari akibat pertambahan massa bumi yang disebabkan oleh angin matahari ini?
Penyelesaian:
Luasan bola yang ditempuh oleh angin matahari sampai ke Bumi ialah:
A = 4πr2 = (4π)(1,496×1011)2 = 2,812×1023 m2.
Sedangkan luas penampang Bumi yang menghadap ke Matahari ialah:
A2 = πR2 = π(6,371×106)2 = 1,275×1014 m2.
Laju aliran partikel matahari, Q = (3×10-14)(1,99×1030) = 5,97×1016 kg/tahun.
Massa yang ditangkap Bumi perhari = (A2/A)(Q/365,25) = 74.110 kg
Pertambahan berat badan sesuai dengan pertambahan percepatan gravitasi Bumi karena pertambahan massa. Dengan berasumsi radius Bumi konstan, maka:
Δw/w = ΔM/M × 100% = (74.110)/(6×1024) = (1,235×10-18)%

  1. Pada saat sebuah bintang masif meledak menjadi sebuah supernova, maka bintang tersebut akan bertambah terang dalam waktu yang singkat dengan luminositasnya 40 milyar kali lebih besar daripada luminositas Matahari. Jika supernova seperti itu tampak di langit seterang Matahari, berapakah jarak supernova tersebut?
Penyelesaian:
ES = EM, LS = 40.000.000.000 LM, dS = …?
Mengingat E = L/4πd2:
LS/4πdS2 = LM/4πdM2
LS/LM = dS2/dM2      à  mengingat LS = 4×1010 LM dan dM = 1 AU
dS = (4×1010×1) = 2×105 AU = 0,967 pc.

  1. Pengamatan pada panjang gelombang radio pada suatu awan gas yang berputar disekeliling sebuah lubang hitam (black hole) yang berada di pusat galaksi X memperlihatkan bahwa radiasi yang berasal dari transisi hidrogen (frekuensi diamnya = 1420 MHz) terdeteksi pada frekuensi 1421,23 MHz.
    1. Hitunglah kecepatan awan ini dan apakah awan ini bergerak menuju atau menjauhi kita?
    2. Jika awan gas ini berada 0,2 pc dari lubang hitam, dan orbitnya berupa lingkaran, hitunglah massa lubang hitam.
Penyelesaian:
a.       f0 = 1420,41 MHz, f’ = 1421,23 MHz, jadi Δf = 0,82 KHz.
Gunakan pergeseran Doppler:
v = (Δf/f0c = (0,82/1420,41)(3×108 m/s) = 173.189 m/s
b.      Jika M adalah massa lubang hitam, v kecepatan awan, dan R radius orbit awan, maka:
M = Rv2/G
Mengingat 0,2 pc = 6,17×1015 m, v = 1,73×105 m/s, dan G = 6,67×10-11 N m2 kg-2 maka dengan memasukkan nilai didapatkan M = 2,78×1036 kg.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


Perhatian! Semua tulisan pada blog ini merupakan karya intelektual admin baik dengan atau tanpa literatur, kecuali disebutkan lain. Admin berterima kasih jika ada yang bersedia menyebarkan tulisan-tulisan atau unggahan lain di blog ini dengan tetap mencantumkan sumber artikel. Pemuatan ulang di media online mohon untuk diberikan tautan/link sumber. Segala bentuk plagiasi merupakan pelanggaran hak cipta.